Di Mulai dari Kampung ikut mencerdaskan Bangsa

📢 INFO
✨ Setiap donasi yang Anda berikan adalah harapan baru bagi anak-anak dhuafa untuk tetap bersekolah • 📚 Bersama Kampung Cerdas Indonesia, mari hadirkan pendidikan yang layak bagi mereka yang membutuhkan • 🤲 Sedikit yang kita sisihkan hari ini dapat menjadi masa depan yang lebih cerah bagi generasi bangsa • 🕌 Dukung pembangunan masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat • 🌱 Mari menjadi bagian dari gerakan kebaikan yang dimulai dari kampung untuk ikut mencerdaskan bangsa • ❤️ Terima kasih kepada seluruh donatur dan sahabat kebaikan atas kepercayaan dan dukungannya.

Rabu, 27 Oktober 2021

FB Ads Complete - Day 8


 
Facebook Ads Complete


1- Basic Facebook Ads

Iklan online ini sama saja dengan jenis iklan lainnya, untuk bisa gunakannya kita harus membayar sejumlah uang yang nantinya akan ditukar dengan traffic atau kunjungan orang ke page fb atau ke akun ig atau lgsg ke landing page yang sudah kita siapkan. Apakah mereka yg datang pasti akan beli? Jawabannya tidak maka kita harus buat copy yang bagus lalu gambar yang menarik ditambah target audience yang tepat jangan asal - asalan. Gak ada rumus pastinya namun bisa dilihat perkiraan - perkiraan yang diberikan sebelum iklan berjalan.

FB ads ini bisa digunakan untuk fb dan ig, penempatan iklannya pun bisa dipilih agar sesuai dengan perkiraan dimana saja target audience teman - teman berada. Harganya pun tidak begitu mahal, namun karena sudah banyak yg pakai maka teman - teman harus membuat pembeda dari konten iklannya. Struktur fb ads dimulai dari tujuan campaign (objective), lalu ada adset (persona target market), terakhir ada ads (konten kreatif foto/video).


Tujuan iklan sudah dibagi oleh facebook menjadi 3 Kesadaran, Pertimbangan, Konversi :

1- Kesadaran/Awareness

  • Kesadaran merek: Bertujuan untuk meningkatkan awareness merek bisnismu dan menjangkau orang-orang yang mungkin tertarik dengan produkmu.
  • Jangkauan: Menampilkan iklan ke sebanyak mungkin pengguna sesuai target yang telah ditentukan.
2- Pertimbangan/Consideration
  • Lalu Lintas Kunjungan: Bertujuan untuk mengirim orang orang/traffic menuju website atau aplikasi.
  • Interaksi: Bertujuan untuk mendapatkan interaksi pada suatu post. Contoh: Likes, komentar, atau tanggapan.
  • Pemasangan aplikasi: Mengajak orang-orang memasang/menginstal aplikasimu.
  • Penayangan video: Mengajak orang-orang menonton video yang kamu promosikan.
  • Pembuatan prospek: Mendapatkan leads seperti alamat email, untuk orang-orang yang tertarik dengan bisnismu.
  • Pesan: Mengajak orang-orang untuk mengirim pesan.
3- Konversi/Conversion
  • Konversi: Bertujuan untuk menghasilkan konversi/penjualan pada website-mu (Untuk melakukan tracking konversi kamu perlu memasang Facebook Pixel yang dibahas pada poin di bawah).
  • Penjualan Katalog: Menampilkan iklan mengenai katalog produkmu.
  • Kunjungan Toko: Bertujuan untuk mengajak orang-orang mengunjungi toko offline-mu.
    
Setelah tahu tujuan beriklannya apa, maka selanjutnya adalah mengetahui adset nya yg akan berisi target audience teman2. Ada tiga tipe audience dalam facebook ads yg bisa dipilih, yaitu: Saved audiences, Custom audiences, Lookalike audiences.

Saved audiences ini adalah persona target market yg awal sekali teman2 buat di fb ads jadi tanpa bantuan apa2 cuma nanti ada detail targetting dimana bisa pilih apa yg menurut teman2 target market itu berasosiasi, bisa kebiasaan/kesukaan/demografi dllnya, bisa dimasukkan atau jgn masukkan persona detail itu.

Custom audiences ini untuk teman2 yg punya nomor hp atau email yg memang sedang aktif digunakan sehingga iklan yg dibuat akan menyasar orang2 yg teman2 kumpulkan di group atau lewat lead magnet sebelumnya. Biasanya untuk re-target saja, misalnya produk teman2 memang akan dibeli terus2an jadi orang yg sama bisa diikuti iklan produk yg sama terus2an. Bisa juga ningkatin awareness terhadap brand kita agar konsumen semakin loyal terhadap brand kita.

Lookalike audiences ini intinya teman2 mencari orang2 serupa/mirip personanya dg yg sudah pernah disasar lewat custom audiences / pixel data / fb page data. Biasanya dipakai setelah teman2 punya persona yg pasti berhasil lalu mengembangkannya bisa menggunakan tipe audience ini sehingga jangkauannya lebih luas lagi.

Terakhir tinggal masukkan kreatif iklan yg sudah disiapkan sebelumnya, bisa berupa satu foto atau banyak foto atau video yg menggambarkan value yg teman2 tawarkan lewat produk teman2 baik barang maupun jasa. Buatlah semenarik mungkin karena walaupun jangkauannya besar tapi tidak berarti mereka akan langsung beli, bisa jadi hanya tertarik liat tapi belum siap beli ini harus dirancang dari awal agar uang untuk beriklan lebih efisien penggunaannya.


2- Langkah Ngiklan di Facebook

Berikut ini kami rangkumkan langkah2 untuk memulai beriklan, bagi teman2 yg masih baru sekali dalam menggunakan facebook ads:

  1. Buat akun fb dan buat fb page lalu bisa masuk ke www.facebook.com/ads/manager 
  2. Isi saldo iklan sesuai budget di tab billing & payment method
  3. Bisa pakai transfer bank jd gak perlu kartu kredit
  4. Masuk ke ads manager lagi lalu create/buat campaign
  5. Sebelum mulai buat campaign tentukan dulu mau dibawa kemana trafficnya?
  6. Siapa kira - kira target market yg disasar?
  7. Konten iklannya juga dibuat dulu ya, jadi nanti tinggal upload aja
  8. Klo dah semua tinggal ikutin aja dan isi sesuai kebutuhan lalu publish
  9. Klo ada yg error tinggal isi saja dg yg disarankan
  10. Lihat data langsung di performa berjalannya campaign
  11. Pasang pixel fb untuk yg butuh cek traffic yg klik tombol di landing page

Selesai deh, mudahkan?


3- Matriks Performa Iklan

Setelah iklan mulai berjalan, mungkin hal pertama yg kalian pikirkan adalah apa saja ya yg harus diperhatikan agar tau iklannya bagus atau tidak?

  • Lihat reach dan impressions yg terjadi, berapa nilainya? Sesuaikah dg nilai yg ada di dashboard sebelum kita jalankan iklannya? Reach itu berapa orang yg terjangkau dan impresi itu berapa kali orang yg sama kena iklan kita makanya biasanya lebih besar dari reach.
  • Lihat juga engagement seperti postingan biasa, maka akan ada yg like comment share namun harus diperhatikan bila komentar agar dibalas, hapus yg spam2 atau komen aneh2, semua iklan sudah otomatis efisien oleh fb.
  • Pakai google analytics di web kamu untuk tahu apakah iklan dari fb ads sesuai dg traffic yg datang karena biasanya ada yg klik tapi belum sempat buka dah pergi lagi orangnya. Klo byk maka saran sy coba web page loadingnya di kecilkan atau khusus landing page buat khusus aja.
  • Periksa CTR, rumusnya jumlah click/impressions x100 = … %  nah nilai ini klo bisa diatas 10%, klo masih terlalu kecil maka konten ads nya harus diperbaiki lagi.
  • Hitung ROAS, rumusnya revenue(pendapatan kotor)/biaya iklan.  ini untuk teman2 tahu sebenarnya berapa uang yg dihabiskan per revenue yg dihasilkan.
  • Hitung conversion rate, rumusnya jumlah conversi/jumlah click.   Ini agar dapat diketahui berapa yg klik iklan lalu lanjut membeli, bila di bawah 0.5 atau setengahnya gak sampai maka harus coba di utak atik lagi CTA di landing page nya. Bisa juga ditambah penawaran2 yg menarik agar mereka lagsg beli di LP kita saat itu juga.
  • CPC dan CPM, dua istilah ini untuk optimisasi iklan teman2 ya. Dimana Cost Per Click berarti bayar klo ada yg klik atau Cost Per Mile berarti bayar klo sampai 1000 impresi. Kedua hal ini ada kurang lebihnya, biasanya CPC kecil jangkauannya (bagus utk yg nyari konversi) tapi CPM kecil kliknya (bagus utk yg besarin awareness).
  • Terakhir teman2 harus tahu bagaimana pengaruh iklan yg dijalankan dg akun yg teman2 kembangkan, apakah nambah follower? Apakah nambah banyak yg nanya? Klo flat aja gak ada dampak apa2, coba di eval lagi apakah bisnis ini memang punya audiens yg cukup untuk bisnis taman2 berkembang di platform digital.

4- Contoh Iklan FB yg Keren

Iklan yg keren itu terdiri dari 3 hal: Barangnya memang berguna dan bagus + Gambar & copy yg digunakan sesuai dg value yg diberikan + Target audiencenya sangat tepat sekali dg value barangnya, nah ini lah 3 hal yg teman2 mesti cari dalam upaya pembuatan ads di fb. Namun untuk contoh iklan ini, sy akan tampilkan beberapa contoh visual iklannya saja.

Selasa, 26 Oktober 2021

Organic Growth - Day 7

Organik Growth Sosmed

Organik growth (tumbuh) adalah semua kegiatan dalam mengembangkan sosial media dengan menggunakan semua tools yang gratis dari platform sosial media tersebut atau pihak ketiga tapi yang gratis juga. Tujuan utama dari pengembangan sosial media adalah untuk mendapatkan follower atau subscriber yang kita harapkan dapat konsisten untuk berinteraksi dengan akun kita. Lalu lewat interaksi itu kita lebih memahami mereka dan mampu memberikan penawaran yang tepat dan harapannya bisa menumbuhkan bisnis dengan baik.

Strategi Umum:

  • Usahakan aktif di sosmed yang memang ada target marketmu disana
  • Usahakan profil sosmed sesuai dengan bisnis dan pakai logo resmi bila ada
  • Bangun kepercayaan dengan konten yg bisa jawab semua keraguan mereka
  • Manfaatkan fitur yang bisa datangkan audiens baru secara maksimal (hashtag/tags lainnya)
  • Terus engage mereka lewat fitur yang lebih “mendekatkan” (chat/grup/komentar)
  • Biarkan mereka terlibat dengan brand kita lewat UGC (user generated contents)
  • Arahkan dengan CTA (call to action) yang jelas di tiap kontenmu
  • Bersosial lah ke akun lain, tinggalkan komen bagus, dan terlibat kegiatan yg ramai
  • Pakai fitur terbaru dari sosmed itu biasanya lebih diutamakan oleh platformnya

Di awal ngembangin sosmed harus banyak coba jenis-jenis konten dulu untuk mendapatkan sebanyak mungkin engagement (like, share, save, komentar, kunjungan profil, jangkauan, impresi dan lainnya) dan dapat data lebih baik mengenai audience yang aktif di akun kita (rata-rata 3 bulan). Sehingga butuh diatur dan dijadwal dengan baik agar bisa secara konsisten, konten yg dibuat nantinya dievaluasi terus (usahakan untuk terus naik total engagementnya), bisa pakai facebook creator studio untuk platform instagram dan facebook agar bisa jadwalin dan post otomatis, bisa juga pakai canva untuk lakukan hal ini.


Berikut fitur tiap platform :

1- Instagram

  • Pakai akun bisnis agar bisa akses analitik lebih dalam
  • Fitur utama yang mendatangkan follower baru adalah postingan feed dan reels
  • Untuk yang ingin lebih dekat bisa gunakan story dan highlight nya, pakai stiker!
  • IGTV untuk video panjang (bisa sejam), untuk lawan youtube tadinya
  • Live untuk engage followers lama atau buat event biar tambah dekat
  • Tag untuk link shop, hashtag kelompok konten, tag lokasi, tag akun
  • Chat atau DM (direct message) untuk lebih dekat lagi
  • Bisa ngarahin trafik keluar instagram lewat link di bio
  • Audience = banyak di 18 - 34 tahun, millenials rata-rata


2- Facebook

  • Buat page atau grup atau kembangkan akun personal
  • Fitur utama yang datangkan follower adalah post biasa di home/feed
  • Fitur untuk yang lebih dekat ada story, live dan messenger
  • Marketplace untuk jualanannya (gak bisa transaksi langsung kayak bukalapak/tokped ya)
  • Fitur grupnya paling enak, sering jadi tempat bangun list
  • Fitur page agar brand/bisnis punya tempat sendiri dan berbeda dg akun personal
  • Fitur game sosmed jadi bisa kenalan lewat games
  • Tab khusus konten video/gaming (memang ramai yg suka)
  • Fitur memoriesnya bikin sering lihat masa lalu
  • Fitur jobs untuk lihat lowongan
  • Audience = banyak di 34 - 45 tahun, bahkan lebih


3- YouTube

  • Bila punya gmail bisa langsung pakai layanan ini
  • Upload video seperti biasa dan sangat mudah sekali
  • Atur di youtube studio analitiknya dah cukup lengkap
  • Tumbuhnya seperti blogging jadi opsimasi SEO diperlukan sekali
  • Buat playlist agar lebih lama menonton konten kita yg lain otomatis
  • Panjang video sangat menentukan karena dihitung dari jumlah waktu tonton nya
  • Audience = semua umur tapi yg paling aktif anak kecil


4- Twitter atau X

  • Gak bedain bisnis dan personal jadi optimalin bio bahwa ini media bisnismu
  • Berdasar text yang sangat ringan (140 char) mudah sekali viral, bisa ngasih link langsung
  • Sangat bergantung waktu jadi usahakan rajin nge tweet pas lagi ramai online
  • Pakai retweet untuk konten yang relevan dengan message brand mu
  • Penggunaan hashtag sangat dibutuhkan agar konten di bagikan ke orang yg tepat
  • Audience = 16 – 30 tahun, mirip instagram tapi lebih banyak laki-laki


5- LinkedIn

  • Sosmed ini khusus profesional untuk saling terhubung, profile nya seperti resume kerja
  • Bukan berteman tapi terhubung agar bisa berinteraksi
  • Buat page seperti facebook untuk kebutuhan bisnis, kelola klien dan lainnya
  • Fitur grup seperti facebook untuk buat komunitas yg khusus bahas sesuatu
  • Fitur search jobs untuk yang lagi cari kerjaan
  • Fitur hire untuk bisa dapatkan calon karyawan yang sesuai kebutuhan
  • Banyak analitiknya disembunyiin untuk linkedin premium (30$ - 825$ per bulan)
  • Audience = 25 – 34 tahun, banyak umur produktif kerja


6- Tiktok

  • Sosmed ini sangat berorientasi video pendek dengan musik dan joget + filter video
  • Mirip instagram, bisa buat akun creator dan bisnis (lebih optimal buat promosi bisnis)
  • For you page mirip explore instagram usahakan bisa masuk kesini
  • Fitur penggunaan musik dan edit video yang mudah
  • Konten challenge nya sering viral diikutin sama hashtag tertentu
  • Audience = 14 – 24 tahun, banyak gen z


7- Pinterest

  • Sosmed ini berupa konten kurasi bisa gambar atau video
  • Mirip seperti galeri foto bisa disimpan dan diatur
  • Fitur sosmed biasa seperti komentar like share juga ada
  • Basisnya follower seperti instagram
  • Feed yang diberikan sesuai dengan minat kita dan konten yg sering di pin
  • Trafiknya murni karena lihat konten yg bagus (foto/video)
  • Grow seperti blog jadi gunakan teknik SEO, bagus evergreen konten
  • Bisa follow board (kurasi orang lain) untuk terhubung
  • Masukkan link web mu agar terhubung dengan konten pinterest
  • Audience = 18 – 24 tahun, banyak dipakai wanita


Penutup

Semakin kesini semua aplikasi sosmed akan semakin ramah mobile user, bahkan youtube mulai keluarkan fitur short agar lebih ramah mobile user. Beberapa aplikasi seperti instagram bahkan lebih enak lewat mobile dibanding lewat pc tampilannya. Fitur yang ada akan berubah terus seiring teknologi yang makin canggih, hampir semua akan sangat berorientasi ke konten video. Namun yang paling penting adalah tetap jadi brand yang relevan bagi customer dalam kondisi apapun dan jadi yang pertama dalam mencoba fitur-fitur terbaru yang diberikan sosmed.

Senin, 25 Oktober 2021

Intro to Sosmed - Day 6

Intro to Sosmed

Kita akan bahas tiga sub bab mengenai sosmed yg akan jadi pondasi pemikiran teman2 dalam menggunakan sosmed sebagai media untuk mencari trafik (orang yg mengunjungi akun/page kita). Ini penting untuk diketahui sebelum kita bahas masing-masing platform sosmed agar teman2 nantinya tidak pusing dg taktik2 marketing sosmed yg sudah banyak beredar di internet.


1. Apa itu sosial media?

Sosial media artinya teknologi interaktif dimana kita bisa berbagi konten dan berinteraksi secara virtual dengan banyak orang lalu membuat koneksi dari hal-hal itu. Karena perkembangan teknologi ini maka ada beberapa hal yg lebih menjelaskan definisi dari sosmed, yaitu:

  • Interaktif web app yang berbasis internet
  • Berbagi konten dan bisa berinteraksi lewat komen, like, share lalu menjadi data engagement
  • Bisa buat akun profile yg akan jadi basis dalam berinteraksi dan hal lainnya (link ke luar medsos)
  • Ada fitur yg memungkinkan kita saling terhubung (social network)

Awal dari sosial media sebenarnya muncul karena adanya kebutuhan komunikasi anak muda seperti sms, lalu muncul email dimana secara harga jauh lebih murah dan cepat, lalu setelah internet di negara maju cukup terjangkau muncul beberapa platform sosmed seperti linkedin, friendster, dan facebook sekitar tahun 2004. Teknologi ini sangat membantu orang yg jauh untuk dapat menjalin komunikasi lebih murah dan efisien, ditambah berbagai fitur sosial yg kreatif seperti social games, share konten, likes, tag akun dll yg menjadikan platform ini ramai dikunjungi.

Setelah itu bermunculan banyak jenis sosmed yang memang dibuat secara khusus untuk bagus dalam satu jenis fitur, berikut jenis-jenis platform sosial media yg kami ketahui:

  • Web Blog atau Berita: artikel yg bisa dikomentari
  • Discord, ome.tv: livestreaming app
  • WhatsApp & Telegram: chat + grup
  • Quora, Brainly, AskFM: tanya jawab
  • Bukalapak, Tokopedia, Shopee: marketplace
  • Pinterest, Flipboard, Instagram: konten kurasi/koleksi
  • Kaskus, Reddit, Stackoverflow: forum diskusi online
  • Yelp, TripAdvisor, Zomato: review produk online
  • Etsy, Polyvore, fancy: social shopping
  • Facebook, Linkedin: social networking
  • 9GAG, 1CAK: meme konten

Masih banyak lagi jenis sosial media yg masih dikembangkan dan punya fitur spesifik yg digunakan mungkin untuk tujuan tertentu pula. Inti dari dibuatnya sosmed adalah untuk saling terhubung kemudian bisa melakukan sesuatu yg bermanfaat. Walaupun semakin kesini banyak juga penggunaan sosmed itu jadi sangat negatif seperti cyber bullying, foto dan konten palsu, jaringan penipuan dan hal kriminal lainnya.

Banyak wacana muncul untuk demokratisasi sosmed sebagai hak warga di era digital dimana isinya banyak sekali keinginan untuk menghilangkan pemilik platform yg hari ini adalah perusahaan yg selalu mengeruk keuntungan dari aktivitas sosial kita. Namun memang belum ada gerakan yg besar ke arah sana karena memang dibutuhkan biaya yg besar untuk mewujudkannya. Hal ini muncul karena banyak sekali permasalahan sosmed muncul dari pemilik platform yg punya tujuan tertentu atau tekanan dari pemerintah dan pihak lain yg berkuasa atau berduit.


2. Kenapa kita pakai sosial media?

Ada 10 alasan kenapa orang pakai sosial media, ini harus teman2 perhatikan bahwa gak banyak orang yg bener2 buka sosmed untuk lihat dan cari produk ya, memang beda dg marketplace dimana orang buka itu untuk lihat dan cari produk yg mereka butuhkan. Namun sebagai tempat untuk meningkatkan awareness dan branding, sosial media sangat dapat diandalkan karena konten kita dikonsumsi lebih cepat dan lebih banyak. (data dari global web index)

  • Untuk tetap terhubung dg teman dan keluarga (42%)
  • Agar up to date terhadap berita dan kejadian di sekitar (41%)
  • Ngisi waktu luang aja (39%)
  • Nyari konten lucu dan menghibur (37%)
  • Networking secara umum dg orang seminat (34%)
  • Karena banyak teman disini (33%)
  • Share foto atau video (32%)
  • Share opini mengenai banyak hal (30%)
  • Riset produk yg mau dibeli (29%)
  • Untuk bertemu orang baru (27%)

Semua alasan di atas itulah yg jadi alasan kuat mereka tetap memakai sosial media sehingga sebagai marketer kita harus “memenuhi” keinginan mereka itu. Bisa dilihat juga memang gak banyak orang yg buka sosmed untuk hal-hal serius sehingga untuk teman2 yg mau buat konten serius yg panjang dan dalam lebih baik pakai web blog atau platform sosmed yg dirancang untuk konten yg lebih serius sehingga bisa mendapatkan audience yg cocok.

Selain hal diatas, sosmed juga sebenarnya memberikan banyak sekali dampak secara sosial dan psikologis karena banyak orang yg melakukan konfirmasi sosial lewat konten yg dibuat oleh akun yg dipercaya sebagai expert karena jumlah followersnya atau jumlah engagementnya. Sehingga banyak sekali terjadi perdebatan, polarisasi, stereotyping, bullying, dan perubahan cara anak muda berkomunikasi.

Awalnya ingin terlihat beda namun kesini-sini malah jadi gak bisa berhenti dan malah merusak banyak orang yg ikutan. Walaupun banyak juga hal-hal baik seperti gerakan sosial atau sejenisnya yang bisa dimulai lewat sosial media, balik lagi memang ke penggunanya bukan ke teknologinya. Walaupun pemilik platform sebenarnya bisa menghentikan hal buruk dengan menerapkan peraturan yg sesuai, cuma kadang berbenturan dg kepentingan duit :)


3. Sosial media di mata marketer

Sebagai digital marketer kita melihat sosial media sebagai salah satu dari sekian banyak saluran marketing yg bisa dipakai untuk mendapatkan calon pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan lama. Di digital space ini selain sosial media, ada juga search engine yg menghasilkan trafik yg besar sehingga bila kedua sumber trafik ini bisa dimanfaatkan dengan baik maka nantinya teman2 akan mampu membuat sumber trafik sendiri dengan awalnya mengambil atau mengakuisisi trafik yg ada di web-web besar ini.

Namun berbeda dengan search engine yang mendapatkan trafik karena ada kebutuhan pencarian info yang spesifik maka sosial media mendapatkan trafik karena banyak orang yang ingin terhubung dan melihat realita sosial disekitarnya. Maka basicnya adalah kita buat dulu konten yg akan jadi alasan kenapa mau ikuti akun kita kemudian dalam prosesnya kita jaga terus interaksi untuk mendapatkan satu message yg kuat, setelah itu baru kita bisa mulai melakukan monetisasi atau jualan yamg tetap sesuai kebutuhan audiens kita tadi.

Terakhir kita akan bahas satu kasus penggunaan sosmed yg cukup mencengangkan, khususnya facebook yang kemudian jadi pembicaraan yg sangat seru di dunia digital, yaitu kasus cambridge analytica (boleh google kasus ini untuk lihat detailnya). Ini bukan universitas ya, tapi satu institusi riset pemasaran dan bisnis yang awalnya adalah proyek seorang professor yang meneliti kepribadian seseorang lewat akun facebooknya lalu menentukan perkiraan pilihan politik mereka lewat aktivitas onlinenya di facebook.

Hal yang bermasalah karena adanya pencurian data akun facebook sebanyak 50 juta secara illegal yang metode pengumpulannya lewat riset untuk pembuatan aplikasi digital kemudian malah digunakan untuk kegiatan bisnis propaganda politik yang layanannya banyak juga melakukan black campaign dan hal kriminal lainnya. Mereka berhasil memenangkan trump dan juga beroperasi di negara lain dengan iming-iming kepastian kemenangan dalam kontestasi politik.

Lewat kejadian ini kepercayaan akan facebook menurun tajam, harga sahamnya pun turun hingga 6,7% lalu muncul #deletefacebook sebagai gerakan ketidakpercayaan terhadap platform sosial media ini. Untuk meredam gejolak ini facebook menunjuk perusahaan forensik digital stroz friedberg untuk meneliti apakah masih ada data-data tersebut. Sebagai marketer kita bisa memanfaatkan sosial media untuk mendapatkan data yang dibutuhkan lewat konten yang sesuai, lalu dari data tadi kita bisa mulai menawarkan bisnis kita kepada orang yang memang sesuai dengan profil target market kita.

Bagaimana cara pakai tiap platform sosmed ada di materi besok ya teman-teman :)

Populer

Donasi Program

Formulir Donasi

Anchor Rinaldi KCI

Sekretariat Yayasan

Pengunjung

Diberdayakan oleh Blogger.